Pijar Journal of Islamic Economics and Finance (PJIEF)
Kebijakan Penggunaan Kecerdasan Buatan (AI)
Pijar Journal of Islamic Economics and Finance (PJIEF) mengakui perkembangan pesat teknologi Kecerdasan Buatan (AI) generatif (seperti ChatGPT, Claude, Grammarly Premium, dll.) dalam penulisan akademik. Namun, kami menekankan bahwa integritas, orisinalitas, dan akuntabilitas manusia tetap menjadi prioritas utama.
Berikut adalah kebijakan resmi PJIEF terkait penggunaan AI bagi Penulis, Mitra Bestari (Reviewer), dan Editor:
1. AI dan Kepengarangan (Authorship)
- AI Bukan Penulis: Alat AI tidak memenuhi syarat untuk dicantumkan sebagai Penulis (Author) atau Penulis Pendamping (Co-Author). AI tidak memiliki badan hukum, tidak dapat memikul tanggung jawab atas isi naskah, dan tidak dapat dimintai pertanggungjawaban atas konflik kepentingan atau pelanggaran etika.
- Tanggung Jawab Penulis: Penulis bertanggung jawab penuh (100%) atas keakuratan, orisinalitas, dan integritas seluruh isi naskah, termasuk bagian yang dihasilkan atau disunting dengan bantuan AI.
2. Penggunaan yang Diizinkan bagi Penulis
Penulis diperbolehkan menggunakan alat AI hanya untuk tujuan:
- Meningkatkan keterbacaan dan kualitas bahasa (proofreading, grammar checking).
- Membantu pencarian ide awal atau strukturisasi tulisan.
- Meringkas referensi (dengan verifikasi manual).
3. Penggunaan yang Dilarang
- Dilarang menggunakan AI untuk membuat (generate) data penelitian fiktif, kesimpulan utama, atau argumen inti tanpa analisis manusia.
- Dilarang menggunakan AI untuk menerjemahkan atau menafsirkan ayat Al-Qur'an dan Hadis tanpa verifikasi dari sumber primer yang otoritatif (mengingat fokus jurnal ini pada Ekonomi Islam).
4. Kewajiban Pengungkapan (Disclosure)
Jika penulis menggunakan alat AI dalam proses penulisan, penulis wajib menyatakannya secara transparan pada bagian "Pernyataan Penggunaan AI" atau "Ucapan Terima Kasih" di akhir naskah. Penulis harus menyebutkan:
- Nama alat AI yang digunakan (misal: ChatGPT 4.0).
- Bagian naskah mana yang menggunakan bantuan AI.
- Tujuan penggunaan (misal: untuk perbaikan tata bahasa).
5. Kebijakan bagi Mitra Bestari (Reviewer)
- Kerahasiaan: Mitra Bestari dilarang keras mengunggah naskah yang sedang direview ke dalam alat AI generatif (seperti ChatGPT). Hal ini melanggar kerahasiaan dan hak cipta penulis, karena data yang diunggah dapat disimpan dan dipelajari oleh sistem AI tersebut.
- Penilaian: Keputusan penerimaan atau penolakan naskah harus didasarkan pada penilaian kritis manusia, bukan rekomendasi otomatis AI.